BAHASAN KITAB MATOR ONENG DALAM SILATURAHMI IKABA KECAMATAN LARANGAN

IKABA Larangan
IKABA Larangan

Sudah menjadi rutinitas alumni Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata wilayah kecamatan Larangan Pamekasan menggelar silaturrahmi bulanan sebagai amanah dalam rangka menjalankan salah satu program IKABA Kec. larangan yang pada bulan ini dilakasanakan pada hari Jum’at, 04 Desember 2015 di kediaman Ust. Abd. Salam, Pondok Pesantren Al-Istianah Blumbungan Larangan Pamekasan.

Sebagaimana kesepakatan sebelumnya bahwa pada setiap acara pertemuan IKABA Larangan akan diadakan pembacaan kitab “MATOR ONENG” kitab mawaid yang berbahasa Madura Karangan RKH Abd. Majid, Pendiri Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata. Pada pertemuan kali ini kitab “Motor Oneng” dibacakan oleh penasehat IKABA DPK Larangan yakni K Ahmad Fauzan Badruddin, beliau adalah salah satu alumni Bata-Bata yang dikenal sebagai muballigh yang telah menyebarkan ilmunya ke hampir seluruh pelosok tanah Madura bahkan sampai pula ke tanah Jawa melalui mimbar dan panggung-panggung acara imtihan dzikro maulid Nabi dan sebagainya.

Setelah muqaddimah K Ahmad Fauzan memulai bacaan kitab Mator Oneng (apabila ditranslate ke dalam bahasa Indonesia, kira-kira) sebagai berikut:

  • Pemberitahuan / ketahuilah bahwasanya orang kalau masih di dalam kandungan dinamakan masih ada dalam alam kandungan.
  • Anak-anak / bayi di dalam kandungan merasakan senang terasa ada di tempat yang lebar dan luas.
  • Sebagian dari bayi saat dilahirkan tidak cepat keluar karena takut menemukan (berada di) tempat yang lebih sempit, setelah keluar ternyata menemukan (berada di) tempat yang lebih lebar dan luas, yang disebut alam dunia artinya alam yang hampir rusak.
  • Bayi yang sudah dilahirkan tersebut andaikan disuruh masuk ke dalam alam kandungan lagi dia tidak mau karena sudah menemukan tempat yang lebih luas, sama halnya dengan orang mukmin pada saat diwafatkan tidak segera mau karena takut menemukan tempat yang lebih sempit, ternyata setelah wafat dia menemukan tempat yang lebih luas di alam alam kubur, lebih lebar dan lebih senang dari alam dunia. andaikan orang mukmin yang wafat tersebut disuruh kembali ke alam dunia maka dia tidak mau karena sudah menemukan tempat yang lebih lebar yang dinamakan alam barzakh artinya alam yang menghalangi di tengah-tengah antara alam dunia dan alam akhirat
K Ahmad Fauzan Badruddin
K Ahmad Fauzan Badruddin

Lebih lanjut K Ahmad Fauzan menjelaskan, kehidupan dan kematian bagi manusia hanyalah istilah saja, sejak dalam kandungan apabila janin sudah ditiupkan ruh dan mulai bergerak dikatakan hidup, lebih-lebih nanti apabila sudah lahir dengan selamat. setelah manusia mengalami hidup maka dia akan mati. sebagaimana yang telah kita baca diatas Syaikhina Abd Majid menyebutkan bahwa dalam kehidupan manusia ada 4 fase alam yang akan disinggahinya, yaitu: 1. alam kandungan, 2. alam dunia, 3. alam barzakh, dan 4. alam akhirat. proses kehidupan manusia  mulai dari dalam kandungan, dilahirkan, meninggal dunia sampai nanti hari kiamat, pada hakikatnya hal itu merupakan perpindahan alam saja, dari alam kandungan pindah ke alam dunia, ke alam barzakh dan terakhir ke alam akhirat. dalam perpindahan alam tersebut, bagi orang mukmin yang beruntung akan menemukan alam yang lebih luas, kebahagiaan, dan kesenangan, dimana keleluasaan, kebahagiaan dan kesenangan tersebut semakin sempurna bagi orang mukmin yang beruntung saat pindah dari satu fase ke fase berikutnya dan begitu seterusya sampai dia berada di fase yang terakhir yaitu alam akhirat. dan bagi orang kafir maka akan sebaliknya (semakin sempit) yang akan dia alami dalam menjalani 4 fase perjalanan manusia itu.

Terdapat lima poin yang seharusnya dikerjakan manusia apabila dia ingin menemukan kebahagiaan, sebagaimana diungkapkan oleh Syaikh Syaqiq al-Balkhi, lanjut K ahmad Fauzan dihadapan para alumni yang hadir pada saat itu, lima poin tersebut adalah:

  • Sembahlah Tuhanmua sesuai dengan kebutuhanmua kapadaNya
  • Kerjakanlah untuk duniamu sesuai dengan berapa lama kehidupanmu di dalamnya
  • Kerjakanlah untuk akhiratmu sesuai dengan berapa lama kamu akan kekal didalamnya
  • Kerjakanlah untuk surgamu sesuai dengan keinginanmu kepadanya (untuk berada didalamnya)
  • Kerjakanlah untuk nerakamu sesuai dengan kekuatanmu berada didalamnya.

Sedangkan Ust. Anwari Achmad selaku ketua pengurus IKABA DPK Larangan dalam sambutannya berpesan agar semua alumni dan simpatisan terutama yang berada di wilayah kecamatan Larangan tetap istiqomah menghadiri acara rutin silaturrahmi bulanan IKABA Larangan, beliau juga menghimbau kepada semua pengurus IKABA DPK Larangan agar meningkatkan kinerjanya sesuai dengan TUPOKSI masing-masing sehingga semua program kerja bisa mencapai target sesuai dengan yang direncanakan pasca pelantikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s