PESAN DI PERTEMUAN IKABA KORDES PASANGGAR, TANJUNG & PALENGAAN DAYA

Pengirim : Ust Ach. Mukhlis

Pertemuan rutin IKABA Pasanggar, Tanjung dan Palengaan Daya. 03/01/2016
Pertemuan rutin IKABA Pasanggar, Tanjung dan Palengaan Daya. 03/01/2016

Pesan-pesan yang patut menjadi renungan bagi kita sebagai alumni Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata:

  • Diantara kalian (sesama alumni) tidak boleh ada yang bermusuhan, dan kalau memang diantara kalian ada yang bermusuhan dan tidak bisa di cegah, yaa silahkan saja asal jangan dibawa ke IKABA, dalam artian kalau sudah waktunya pertemuan harus hadir semua,
  • KH. Abd Hamid bin Itsbat tidak pernah tahu kepada kita (tidak pernah bertemu dengan kita) tapi beliau sudi selalu mendoakan kita.
  • Perlu kalian ingat untuk menjadi gambaran kepada kalian suatu kejadian yang dialami pengasuh pertama Pondok Pesantren Mambaul Bata-bata RKH. Abd. Majid, bahwa pada suatu saat kaki beliau pernah terkena Pupul (nama penyakit) sehingga apabila beliau hendak melaksanakan shalat harus dibantu berdiri, akan tetapi setelah beliau takbiratul laksanakan, beliau berdiri dan melaksanakn shalat seperti biasa seolah tanpa penyakit dan rasa sakit yang beliau rasakan. Namun setelah selesai melaksanakan shalat jika kaki beliau di pegang beliau menjerit kesakitan.

Itulah beberapa pesan yang disampaikan oleh penasehat IKABA KORDES Pasanggar, Tanjung & Palengaan Daya KH.Hisyam Rahbini, beliau juga sebagai pengasuh PP. Nurul Falah Pusat Pasanggar, pesan-pesan itu beliau sampaikan dalam pertemuan rutin Ikatan Alumni Bata-bata (IKABA) KORDES Pasanggar, Tanjung dan Palengaan daya di kediaman KH Abdullah Langgar sawah pesanggar pada hari Ahad  03 Januari 2016 M / 22 Rabi’ul Awal H.  dimana cerita yang disampaikan KH Hisyam Rahbini tersebut di benarkan oleh KH. Rowatib pengasuh PP. Nurul Islam Pasanggar.

Sebelum taushiyah yang oleh KH Hisyam Rahbini terlebih dahulu seperti biassa diisi dengan beberapa acara mulai dari fatihah, yasin bersama, dan bahsul masail untuk memecahkan permasalahan hukum waqi’iyah yang sesuai dengan literatur para salafus sholeh yang di pandu oleh Ust. Qomaruddin dan Ust. Abd Wahid.

Alhamdulillah sampai pertemuan saat ini kesemangatan para alumni untuk menghadiri pertemuan rutinan masih terjaga, itu artinya mereka masih menyadari pentingnya memadu tali kasih dan konsolidasi internal alumni. Seperti pertemuan-pertemuan sebelumnya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s