T016. HUKUM MADZI YANG KELUAR SEBELUM JIMAK

PERTANYAAN :

Assalamu’alaikum ustadz..

1. Bagaimana hukum madzi yang keluar sebelum melakukan hubungan badan (waktu pemanasan), apabila madzi tersebut mengenai pakaian/karpet?

Kami mohon penjelasan dan ibarohnya..

JAWABAN :

Wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh..

~ Madzi adalah salah satu cairan yang keluar dari Farji’ selain mani yang dihukumi Najis.

Sebagaimana dijelaskan dalam Hadist:

عَنْ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ قَالَ كُنْتُ أَلْقَى مِنَ الْمَذْىِ شِدَّةً وَكُنْتُ أُكْثِرُ مِنْهُ الاِغْتِسَالَ فَسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ إِنَّمَا يُجْزِيكَ مِنْ ذَلِكَ الْوُضُوءُ . قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَكَيْفَ بِمَا يُصِيبُ ثَوْبِى مِنْهُ قَالَ يَكْفِيكَ بِأَنْ تَأْخُذَ كَفًّا مِنْ مَاءٍ فَتَنْضَحَ بِهَا مِنْ ثَوْبِكَ حَيْثُ تُرَى أَنَّهُ أَصَابَهُ

Dari Suhail bin Hunaif radhiyallahu ‘anhu berkata:

Aku menghadapi kesulitan karena seringnya mandi akibat keluar madzi. Akhirnya aku ceritakan kesulitan itu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda, “Cukuplah kamu berwudhu.” Aku bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, bagaimana jika ia mengenai pakaianku?” Nabi SAW. menjawab, “Cukup engkau mengambil semangkuk air kemudian percikkan ke pakaianmu hingga jelas bahwa air itu mengenainya.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah dan Tirmidzi. Tirmidzi mengatakan bahwa Hadits ini “hasan shahih”)

Juga Riwayat bukhori muslim :

(قوله للأمر بغسل الذكر منه) اي لخبر الشيخين في قصة سيدنا علي رضي الله عنه لما قال :
كنت رجلا مذاء فاستحييت أن أسأل النبي صلى الله عليه وسلم لقرب ابنته مني، فأخبرت المغيرة فقال : يغسل ذكره ويتوضأ. إھ

إعانة الطالبين ج ١ ص ١٠٠

Kata sayyidina Ali ra :
Aku adalah orang yang sering keluar madzi. Namun Aku malu untuk bertanya kepada rosullah saw. Karena Aku nanti beliau, maka Aku bertanya kepada Mughiroh tentang Hal Itu. Jawab Mughiroh: harus dibasuh dzakar nya Dan berwudu’.

~ Namun madzi di Saat mau jimak Atau sedang jimak maka ditafsil:

a. Jika hendak berjimak (pemanasan) maka madzi dihukumi najis.

b. Jika sedang berjimak maka Menurut Qoul Asoh dihukumi Suci.

Referensi :

حواشى الشروانى ج ١ ص ٣٠١

والحاصل ان رطوبة الفرج ثلاثة أقسام : طاهرة قطعا وهي ماتكون في المحل الذي يظهر عند جلوسها… الي ان قال… ونجسة قطعا وهي ماوراء ذكر المجامع.
وطاهرة على الاصح وهي ما يصله ذكر المجامع. إھ

Cairan farji ada tiga :
1. Suci yaitu cairan yang nampak pada wanita ketika duduk.
2. Najis yaitu cairan yang keluar dari tempat yang tidak terjangkau oleh dzakar
3. Suci menurut qoul Ashoh yaitu cairan yang keluar saat masuknya Dakar.

إعانة الطالبين ج ١ ص ٨٦

ورطوبة فرج.. الى ان قال.. وما يخرج من وراء باطن الفرج فانه نجس قطعا ككل خارج من الباطن الخ

Cairan yang keluar dari dalan farji’ adalah najis.

Definisi Madzi :

Madzi : ialah cairan warna putih kental atau kuning tidak kental (arnyang:madura) terkadang keluar tanpa dirasa. Madzi lumrahnya keluar bagi wanita terlebih saat nafsu memuncak.

إعانة الطالبين ج ١ ص ١٠٠

(قوله : ومذي) بالجر عطف على روث… الى ان قال..
(وهو) اي المذي (ماء ابيض او أصفر) قال ابن الصلاح : إنه يكون في الشتاء أبيض ثخينا وفي الصيف أصفر رقيقا، وربما لايحس بخروجه وهو أغلب في النساء منه في الرجال،خصوصا عند هيجانهن. إھ

Wallahu a’lamu bisshowab..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s