M035. HUKUM MENGANTAR NON MUSLIM KE GEREJA

PERTANYAAN :

Assalamualaikum ustadz..

Mau tanya, di papua khususnya teman2 kami menjadi tukang ojek yang mayoritas yang mengojek adalah non moslim dan dia di hantar ke toko dll sesuai kebutuhan mereka. Bahkan sering kali di hantar ke tempat ibadah mereka (gereja). Bagaimana hukumnya kalau begitu?

JAWABAN :

Waalaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh..

Tentang bermu’amalah dengan orang kafir sudah dibahas di dokumen Muamalah No.34. Silahkan buka linknya:

https://ikaba.net/2018/03/10/m034-hukum-jual-beli-dengan-non-muslim/

Adapun mengantar ke gereja berarti membantu melakukan maksiat, maka hukumnya berdosa. Boleh kerjasama dengan orang kafir tapi makruh selama hanya bekerjasama kalau khidmah hukumnya HARAM.

اسعاد الرفيق جزء 2 ص 127 ومنها أي من معاصى البدن الاعانة على المعصية أي على معصية من معاصى الله بقول او فعل او غيره ثم ان كانت المعصية كبيرة كانت الاعانة عليها كذالك كما في الزواجر قال فيها وذكري لهذين أي الرضا بها والاعانة عليها باي نوع كان ظاهر معلوم مما سيأتـي في الامر بالمعروف والنهي عن المنكر

“Di antara maksiat tubuh adalah ikut menolong (terlibat) peristiwa maksiat-maksiat yang dimurkai Allah, baik berupa ucapan, perbuatan dll. Bila maksiat tadi tergolong dalam dosa besar, maka dosa yang didapat dari keterlibatannya pun juga besar, seperti dijelaskan dalam kitab Zawajir. Di dalam kitab tersebut Ibn Hajar berkata :” (alasan) saya menyebutkan dua hal diatas, yakni membiarkan maksiat terjadi (Ridlo bi Maksiah) dan terlibat di dalamnya (Ianah alaiha) dengan berbagai macam ragamnya, sudah cukup jelas dan maklum seperti yang akan dijelaskan dalam Bab Amr Ma’ruf –Nahy Munkar”.

من أَعاَنَ عَلَى مَعْصِيَةٍ وَلَوْ بِشَطْرِ كَلِمَةٍ كاَنَ شَرِيْكاً فِيْهاَوفى نفس الكتاب اجرة العمل الذى يتعلق بالمعصية حرام والتصدق به منها لايجوز ولايصح إهـ مغني المحتاج ٢/٣٣٧.

“Barang siapa yang menolong kemaksiyatan walaupun hanya dengan setengah kalimat, maka ia telah terlibat dalam maksiyat tersebut” (al-Hadits)

– I’anatut Tholibin, Juz 3 Hal 129 :

يصح استئجار كافر لمسلم، ولو إجارة عين، مع الكراهة، لكن لا يُمكّن من استخدامه مطلقا، لانه لا يجوز خدمه المسلم للكافر أبدا.

– Hasyiyah Qalyubi Hal 455 :

وَأَمَّا خِدْمَةُ الْمُسْلِمِ لِلْكَافِرِ فَحَرَامٌ مُطْلَقًا سَوَاءٌ بِعَقْدٍ أَوْ بِغَيْرِ عَقْدٍ

Wallahu a’lamu bisshowab..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s