T025. HUKUM AIR SEDIKIT YANG DITAMBAH DENGAN BARANG NAJIS MENJADI DUA KULLAH

PERTANYAAN :

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Deskripsi :
Ada air untuk mencapai ukuran dua qullah hanya kurang satu cangkir/gelas, kemudian air tersebut ditambah barang najis berupa air seni ukuran satu cangkir/gelas sehingga air tersebut menjadi sampai ukuran dua qullah.

Pertanyaan : Sucikah air yang pas dua qulla tersebut dengan dicampur air seni satu cangkir/gelas

JAWABAN :

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Hukumnya tetap najis karena penambahannya dengan barang najis, bukan dengan sesama jenis air walaupun mutanajjis atau mustakmal.

فصل: وإذا كان الماء قلتين) ولو احتمالاً، وإن تيقنت قلّته قبل، بأن جمع شيئاً فشيئاً فبلغ قلتين لا ببول أو مائع، بل من خالص الماء ولو متنجساً أو مستعملاً أو متغيراً ( .. فلا ينجس بوقوع النجاسة فيه)؛ لخبر القلتين المتقدم (إلا إن تغير) من تلك النجاسة الواقعة فيه يقيناً (طعمه، أو لونه، أو ريحه، ولو تغيراً يسيراً) ولو بمعفو عنه، ولو بمجاور أو مخالط لم يستغن الماء عنه؛ لغلظ النجاسة.

(بشرى الكريم شرح المقدمة الحضرمية )

Apabila air belum sampai dua kullah, lalu ditambah dengan air murni menjadi dua kullah walaupun penambahan tersebut mutanajjis atau mustakmal atau air yang sudah berubah, (bukan dari barang najis seperti kencing dan benda cair sejenisnya), maka air tersebut tidak bisa najis kecuali berubah rasa, warna dan baunya walaupun perubahannya hanya sedikit.

ﻭﺃﻣﺎ ﻣﺎ ﻳﺨﺘﺮﻋﻪ ﺑﻌﺾ اﻟﺤﻨﻔﻴﺔ ﻭﻳﻘﻮﻝ ﺇﻥ ﻣﺬﻫﺐ اﻟﺸﺎﻓﻌﻲ ﺃﻧﻪ ﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﻗﻠﺘﻴﻦ ﺇﻻ ﻛﻮﺯا ﻓﻜﻤﻠﻪ ﺑﺒﻮﻝ ﻃﻬﺮ ﻓﺒﻬﺘﺎﻥ ﻻ ﻳﻌﺮﻓﻪ ﺃﺣﺪ ﻣﻦ ﺃﺻﺤﺎﺑﻨﺎ: ﻗﺎﻝ اﻟﺸﻴﺦ ﺃﺑﻮ ﺣﺎﻣﺪ ﺷﻴﺦ اﻷﺻﺤﺎﺏ ﺇﺫا ﻛﻤﻠﻪ ﺑﺒﻮﻝ ﺃﻭ ﻧﺠﺎﺳﺔ ﺃﺧﺮﻯ ﻓﺎﻟﺠﻤﻴﻊ ﻧﺠﺲ ﺑﻼ ﺧﻼﻑ ﺑﻴﻦ اﻟﺸﺎﻓﻌﻴﻴﻦ: ﻭﻗﺎﻝ ﻭﺃﺻﺤﺎﺏ ﺃﺑﻲ ﺣﻨﻴﻔﺔ ﻳﺤﻜﻮﻥ ﻋﻨﺎ ﻣﺎ ﻟﻴﺲ ﻣﺬﻫﺒﺎ ﻟﻨﺎ ﻭاﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ

(المجموع)

Lihat kitab Fath al-Mu’in :

والماء القليل إذا تنجس يطهر ببلوغه قلتين ولو بماء متنجس حيث لا تغير به

( قوله والماء القليل إذا تنجس ) أي بوقوع نجاسة فيه وقوله يطهر ببلوغه قلتين أي بانضمام ماء إليه لا بانضمام مائع فلا يطهر ولو استهلك فيه وقوله ولو بماء متنجس أي ولو كان بلوغه ما ذكر بانضمام ماء متنجس إليه أي أو بماء مستعمل أو متغير أو بثلج أو برد أذيب

Air sedikit bila menjadi najis bisa suci kembali dengan menjadikan ia dua qullah meskipun memakai air yang terkena najis asalkan tidak menjadikannya berubah.

(Keterangan Air sedikit bila menjadi najis) artinya menjadi najis sebab kejatuhan najis.

(Keterangan bisa suci kembali dengan menjadikan ia dua qullah) artinya dengan menambahkan air lain padanya tidak dengan menambahkan barang cair lainnya meskipun bisa melebur dengan air.

(Keterangan meskipun memakai air yang terkena najis) artinya meskipun penambahan untuk menjadikannya dua qullah tersebut memakai air lain yang terkena najis, atau menggunakan air musta’mal, atau air yang berubah, atau es atau embun yang telah meleleh. [ I’anah at-Thoolibiin I/34 ].

Wallahu a’lamu bisshowab..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s