HADITS KE 139 : KEUTAMAAN SHALAT DI AWAL WAKTU

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم

KAJIAN KITAB IBANAH AL-AHKAM KARYA ASSAYYID ALAWI BIN ABBAS AL-MALIKI

BAB WAKTU SHALAT

HADITS KE 139 :

وَعَنْ اِبْنِ مَسْعُودٍ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( أَفْضَلُ اَلْأَعْمَالِ اَلصَّلَاةُ فِي أَوَّلِ وَقْتِهَا ) رَوَاهُ اَلتِّرْمِذِيُّ وَالْحَاكِمُ. وَصَحَّحَاهُ. وَأَصْلُهُ فِي “اَلصَّحِيحَيْنِ

Dari Ibnu Mas’ud Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Perbuatan yang paling mulia ialah shalat pada awal waktunya.” Hadits riwayat dan shahih menurut Tirmidzi dan Hakim. Asalnya Bukhari-Muslim.

MAKNA HADITS :

Ibn Mas’ud (r.a) pernah bertanya kepada Rasulullah (s.a.w) mengenai amal perbuatan yang paling disukai oleh Allah dengan tujuan beliau ingin segera mengerjakannya dengan harapan kelak memperoleh bagian kurnia Allah dan keridhaan-Nya. Maka Rasulullah (s.a.w) bersabda kepadanya: “Amal perbuatan yang paling disukai oleh Allah ialah mengerjakan sholat tepat pada waktunya.”

Ibn Mas’ud ingin mengetahui amalan selanjutnya yang juga termasuk amal yang diutamakan, kerana beliau ingin mengerjakannya. Beliau bertanya,
“Kemudian apa lagi?” Rasulullah (s.a.w) menjawab: “Berbakti kepada kedua ibu bapak dan berbuat baik kepada keduanya.”

Ibn Mas’ud (r.a) mengemukakan soalan ketiga, lalu Rasulullah (s.a.w) menjawabnya: “Berjihad di jalan Allah.” Keinginan Ibn Mas’ud untuk menambahkan amal kebaikan telah mendorongnya untuk mengemukakan persoalan berikutnya, tetapi beliau kawaatir Rasulullah (s.a.w) bosan dan jemu dengan peetanyaan yang bakal diajukannya, lalu beliau berdiam diri dan tidak mengajukan persoalan lain setelah itu. Seandainya Ibn Mas’ud terus bertanya, nescaya Rasulullah (s.a.w) pasti menjawabnya, kerana baginda adalah seorang yang bersifat santun, ihsan, memiliki hikmah dan diberi kemampuan menjawab berbagai persoalan.

FIQH HADITS :

1. Amal kebajikan mempunyai keutamaan masing-masing ke atas amal kebajikan lain di sisi Allah.

2. Anjuran untuk memelihara solat lima waktu dengan mengerjakannya pada awal waktunya.

3. Menghormati kedua ibu bapak sekaligus menjelaskan keutamaan berbakti kepada kedua ibu bapak.

4. Keutamaan berjihad di jalan Allah.

5. Perhatian para sahabat untuk senantiasa taat dan memperoleh ridha Allah (s.w.t). Mereka berlomba-lomba untuk meraih ganjaran pahala Allah. Oleh karena itu, mereka menanyakan amal perbuatan yang paling utama.

6. Disyariatkan bertanya kepada orang alim tentang berbagai macam masalah dalam waktu yang bersamaan karena ingin memperoleh faidah, dandibolehkan mengulang-ulang persoalan.

7. Berbelas kasihan kepada orang alim dengan tidak mengemukakan persoalan yang banyak dan berjela-jela kepadanya kerana dikawatiri dia bosan untuk menjawabnya.

Wallahu a’lam bisshowab..

Demikian Kajian Hadits untuk hari ini.

Semoga bermanfaat. Aamiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s