HADITS KE 195 : HUKUM BERLUDAH KETIKA SHOLAT

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم

KAJIAN KITAB IBANAH AL-AHKAM KARYA ASSAYYID ALAWI BIN ABBAS AL-MALIKI

BAB ANJURAN KHUSYUK DALAM SOLAT

HADITS KE 195 :

وَعَنْ أَنَسٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( إِذَا كَانَ أَحَدُكُمْ فِي اَلصَّلَاةِ فَإِنَّهُ يُنَاجِي رَبَّهُ فَلَا يَبْزُقَنَّ بَيْنَ يَدَيْهِ وَلَا عَنْ يَمِينِهِ وَلَكِنْ عَنْ شِمَالِهِ تَحْتَ قَدَمِهِ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَفِي رِوَايَةٍ : ( أَوْ تَحْتَ قَدَمِهِ )

Dari Anas Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: Apabila seseorang di antara kamu sembahyang sebenarnya ia sedang bermunajat kepada Tuhannya. Maka janganlah sekali-kali ia meludah ke hadapannya dan ke samping kanannya tetapi ke samping kirinya di bawah telapak kakinya. Muttafaq Alaihi. Dalam suatu riwayat disebutkan: Atau di bawah telapak kakinya.

MAKNA HADITS :

Sholat adalah sarana roh bermikraj menuju tingkatan yang tertinggi, yaitu maqam al-munajah (kedudukan bermunajat kepada Allah (s.w.t). Kiblat merupakan salah satu syi’ar Allah dan mengagungkan syi’ar Allah merupakan bukti yang hati bertakwa. Oleh sebab itu, Nabi (s.a.w) melarang membuang ingus dan meludah ke arah kiblat ketika berada di dalam masjid atau di tempat lain ketika sedang dalam sholat karena menghormati arah kiblat. Dilarang pula meludah dan membuang ingus ke arah sebelah kanan karena menghormati sebelah kanan dan menghormati malaikat yang berada di sebelah kanan. Tetapi syariat memberikan rukhsah dimana diperbolehkan seseorang berbuat demikian ke sebelah kiri atau di bawah telapak kaki. Nabi (s.a.w) pernah berdiri membersihkan dahak yang berada di arah kiblat, lalu baginda mengeriknya dengan tangan kanannya, lalu memberi wewangian pada tempat itu kerana menghormatinya sekaligus menganjurkan kebersihan dan
sebagai peringatan supaya umat Islam tidak menghina arah kiblat.

FIQH HADITS :

1. Air ludah hukumnya suci, yakni tidak najis.

2. Dilarang meludah ke arah kiblat.

3. Dilarang meludah ke arah sebelah kanan.

Wallahu a’lam bisshowab..

Demikian Kajian Hadits untuk hari ini.

Semoga bermanfaat. Aamiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s