HADITS KE 289: PENTINGNYA DUA RAKAAT SHALAT FAJAR

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم

KAJIAN KITAB IBANAH AL-AHKAM KARYA ASSAYYID ALAWI BIN ABBAS AL-MALIKI

BAB GAMBARAN SHALAT SUNNAH

HADITS KE 289 :

وَعَنْهَا قَالَتْ : ( لَمْ يَكُنْ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَلَى شَيْءٍ مِنْ النَّوَافِلِ أَشَدَّ تَعَاهُدًا مِنْهُ عَلَى رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

وَلِمُسْلِمٍ : ( رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا )

‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu berkata: Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam tidak pernah memperhatikan sholat-sholat sunat melebihi perhatiannya terhadap dua rakaat fajar. Muttafaq Alaihi.

Menurut riwayat Muslim: Dua rakaat fajar itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.

MAKNA HADITS :

Raghibah al-Fajr adalah sholat sunat dua rakaat ringkas yang dikerjakan sesudah azan sholat Subuh. Hikmah mengerjakannya secara ringkas (tidak terlalu lama) ialah memberikan waktu yang secukupnya bagi imam ketika mengerjakan sholat Subuh disamping berharap semoga hisab amal diringankan bagi mereka kelak di hari kiamat. Dalam hadis yang lain disebutkan bahwa seorang mukmin diringankan hisabnya karena dua rakaat sunat Subuh yang pernah dikerjakannya.

Rasulullah (s.a.w) tidak pernah meninggalkan keduanya, baik ketika bermukim maupun ketika bermusafir, malah baginda senantiasa mengerjakannya. Ini menunjukkan yang ia adalah sunat muakkad dan bukannya wajib karrna berlandaskan kepada hadis orang Arab badwi: “Apakah ada perkara lain yang diwajibkan selain sholat lima waktu?” Nabi (s.a.w) menjawab: “Tidak ada.” Disamping itu, Nabi (s.a.w) hanya menyebut pahala orang yang mengerjakannya tanpa menyebutkan siksaan bagi orang yang meninggalkannya.

Pahala melakukan dua rakaat raghibah al-Fajr lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya. Ini berlandaskan pandangan yang dunia dan seluruh kesenangan yang ada di dalamnya pasti lenyap, sedangkan pahala di akhirat di sisi Allah kekal dan abadi. Setiap apa yang ada di sisi Allah pasti lebih baik dan lebih kekal.

FIQH HADITS :

Sholat sunat dua rakaat fajar merupakan sunat mu’akkad. Bagi orang yang mengerjakannya pasti memperoleh pahala yang banyak di samping ketinggian darjat. Disebutkan bahwa antara Sunnah Nabi (s.a.w) adalah membaca Surah al-Kafirun dan Surah al-Ikhlas ketika mengerjakan sholat itu atau membaca dua ayat: “قولوا امنا بالله”

Wallahu a’lam bisshowab..

Demikian Kajian Hadits untuk hari ini.

Semoga bermanfaat. Aamiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s