HADITS KE 333 : PENGHAFAL AL-QU’AN PALING BERHAK MENJADI IMAM

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم

KAJIAN KITAB IBANAH AL-AHKAM KARYA ASSAYYID ALAWI BIN ABBAS AL-MALIKI

BAB SHALAT BERJAMAAH DAN IMAM SHALAT

HADITS KE 333 :

وَعَنْ عَمْرِو بْنِ سَلَمَةَ قَالَ: قَالَ أَبِي: ( جِئْتُكُمْ مِنْ عِنْدِ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم حَقًّا. قَالَ: فَإِذَا حَضَرَتْ اَلصَّلَاةُ فَلْيُؤَذِّنْ أَحَدُكُمْ, وَلْيَؤُمَّكُمْ أَكْثَرُكُمْ قُرْآنًا, قَالَ: فَنَظَرُوا فَلَمْ يَكُنْ أَحَدٌ أَكْثَرَ قُرْآنًا مِنِّي, فَقَدَّمُونِي, وَأَنَا اِبْنُ سِتٍّ أَوْ سَبْعِ سِنِينَ ) رَوَاهُ اَلْبُخَارِيُّ, وَأَبُو دَاوُدَ, وَالنَّسَائِيّ

Amar Ibnu Salamah berkata: Ayahku berkata: Aku sampaikan sesuatu yang benar-benar dari Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam Beliau bersabda: “Bila waktu sholat telah datang, maka hendaknya seorang di antara kamu beradzan dan hendaknya orang yang paling banyak menghapal Qur’an di antara kamu menjadi imam.” Amar berkata: Lalu mereka mencari-cari dan tidak ada seorang pun yang lebih banyak menghapal Qur’an melebihi diriku, maka mereka memajukan aku (untuk menjadi imam) padahal aku baru berumur enam atau tujuh tahun. Diriwayatkan oleh Bukhari, Abu Dawud dan Nasa’i.

MAKNA HADITS :

Imam sholat memiliki kedudukan yang tinggi. Oleh itu, orang yang hendak menjadi imam sholat hendaklah banyak hafal al-Qur’an, menguasai ilmu fiqh dan alim. orang bermakmum hendaklah memiliki imam sholat yang memiliki kriteria seperti itu supaya sholat mereka tidak batal. Oleh itu, Nabi (s.a.w) menganjurkan orang yang menjadi imam sholat adalah orang yang paling banyak hafal al-Qur’an,
sekalipun usianya masih muda.
Amr ibn Salamah yang disebut di dalam hadis ini biasa belajar al-Qur’an kepada para delegasi yang baru berjumpa Rasulullah (s.a.w) lalu mereka singgah di kabilahnya. Dia hafal seluruh al-Qur’an karena belajar kepada mereka. Ketika kaumnya masuk Islam, dia menjadi imam sholat bagi mereka, kerana hanya dirinya yang paling banyak hafal al-Qur’an.

Dari hadis ini dapat disimpulkan bahwa anak-anak yang sudah mumayyiz dibolehkan menjadi imam sholat kepada orang dewasa yang sudah baligh, dan orang yang sholat fardu boleh bermakmum di belakang orang yang sholat sunat. Namun, menurut pendapat yang menyatakan tidak boleh yaitu menurut Imam Malik dan Imam Abu Hanifah, itu hanya berlaku pada masa permulaan Islam atau hanya dibolehkan dalam sholat sunat, bukannya dalam sholat fardu.

FIQH HADITS :

1. Disyariatkan mengumandangkan azan untuk sholat lima waktu apabila masing-masing waktunya telah tiba.

2. Kedudukan imam lebih utama daripada juru adzan.

3. Orang yang paling berhak menjadi imam ialah orang yang paling banyak hafal al-Qur’an.

4. anak-anak boleh menjadi imam menurut pendapat Imam al-Syafi’i. Tetapi Imam Malik tidak membolehkannya. Sedangkan Imam Abu Hanifah dan Imam Ahmad membolehkannya hanya dalam sholat sunat, bukan sholat fardu.

Wallahu a’lam bisshowab..

Demikian Kajian Hadits untuk hari ini.

Semoga bermanfaat. Aamiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s