HADITS KE 335 : MERAPIKAN SHAF DALAM SHALAT BERJAMAAH

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم

KAJIAN KITAB IBANAH AL-AHKAM KARYA ASSAYYID ALAWI BIN ABBAS AL-MALIKI

BAB SHALAT BERJAMAAH DAN IMAM SHALAT

HADITS KE 335 :

وَعَنْ أَنَسٍ, عَنْ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ( رُصُّوا صُفُوفَكُمْ, وَقَارِبُوا بَيْنَهَا, وَحَاذُوا بِالْأَعْنَاقِ. ) رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ, وَالنَّسَائِيُّ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ

Dari Anas Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Tertibkanlah barisan (shof)-mu, rapatkanlah jaraknya, dan luruskanlah dengan leher.” Hadits riwayat Abu Dawud dan Nasa’i. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban.

MAKNA HADITS :

Orang yang sholat itu sesungguhnya sedang menghadap Allah (s.w.t) manakala shaf mereka itu umpama barisan para mujahid. Sholat merupakan perbuatan mendekatkan diri kepada Allah sekaligus jihad. Nabi (s.a.w) adalah seorang panglima yang hebat dan imam yang selalu mengharapkan kebaikan bagi umatnya. Baginda memerintahkan kaum muslimin merapatkan shaf dalam sholat, meratakannya serta menutupi semua celahnya. Tujuannya adalah supaya syaitan tidak dapat memasuki celah-celah shaf dan mengganggu kaum muslimin yang sedang mengerjakan sholat. Kebanyakan orang mengambil mudah akan masalah ini. Tetapi tidak demikian bagi orang yang dikaruniai taufik oleh Allah (s.w.t). Perintah meratakan dan merapatkan shaf serta menutupi semua celah dan meratakan leher ini telah disebutkan Allah (s.w.t) dalam firman-Nya:

إِنَّ اللهَ يُحِبُّ الَّذِيْنَ يُقَاتِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَرْصُوْصٌ (٤)

“Sesungguhnya Allah suka kepada orang yang berperang di jalanNya dalam barisan yang teratur, seakan-akan mereka itu bangunan yang berdiri kukuh.” (Surah al-Shaff: 4).

FIQH HADITS :

1. Kaum muslimin yang mengerjakan sholat diperintahkan meratakan barisan dan

mendekatkan tubuh masing-masing dalam jarak yang dekat.

2. Boleh bersumpah tanpa diminta untuk mengukuhkan sesuatu perkara dan menerangkan apa kebenarannya.

3. Perbuatan merenggangkan shaf dan tidak mendekatkan jarak di antara shaf mengakibatkan syaitan masuk ke dalam shaf orang yang sedang mengerjakan sholat.

Wallahu a’lam bisshowab..

Demikian Kajian Hadits untuk hari ini.

Semoga bermanfaat. Aamiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s