HADITS KE 343 : PEREMPUAN MENJADI IMAM SHALAT

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم

KAJIAN KITAB IBANAH AL-AHKAM KARYA ASSAYYID ALAWI BIN ABBAS AL-MALIKI

BAB SHALAT BERJAMAAH DAN IMAM SHALAT

HADITS KE 343 :

وَعَنْ أُمِّ وَرَقَةَ رَضِيَ الله عَنْهَا, ( أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَمَرَهَا أَنْ تَؤُمَّ أَهْلَ دَارِهَا ) رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ خُزَيْمَةَ

Dari Ummu Waraqah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam menyuruhnya untuk mengimami anggota keluarganya. Riwayat Abu Dawud. Hadits shahih menurut Ibnu Khuzaimah.

MAKNA HADITS :

Imam sholat memiliki kedudukan yang tinggi dan ia tidak patut dipegang kecuali kaum lelaki. Oleh itu, Imam Malik dan Imam Abu Hanifah secara mutlak melarang wanita menjadi imam sholat. Imam al-Syafi’i dan Imam Ahmad membolehkan wanita menjadi imam sholat, tetapi hanya untuk kaum wanita saja, tidak boleh menjadi imam sholat bagi kaum lelaki.

Adapun, Abu Tsaur dan al-Tabari membolehkan wanita menjadi imam sholat bagi kalangan keluarganya sendiri, meskipun diantara mereka terdapat lelaki karena berpegang kepada hadis Ummu Waraqah ini.

FIQH HADITS :

1. Duduk (tinggal) di rumah bagi wanita lebih utama daripada keluar berjihad.

2. Disyariatkan melakukan akad tadbir.

3. Salah satu mukjizat Rasulullah (s.a.w) adalah baginda dapat memberitakan peristiwa sebelum kejadiannya. Baginda memberitakan bahwa kelak Ummu Waraqah akan mati syahid.

4. Sah apabila wanita mengimami sholat bagi anggota keluarganya.

Wallahu a’lam bisshowab..

Demikian Kajian Hadits untuk hari ini.

Semoga bermanfaat. Aamiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s