HADITS KE 18 : MENJUMPAI SATU RAKAAT SHALAT JUM’AT

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم

KAJIAN KITAB IBANAH AL-AHKAM KARYA ASSAYYID ALAWI BIN ABBAS AL-MALIKI

《JILID KE II (DUA)》

BAB SHALAT JUM’AT

HADITS KE 18 :

وَعَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم ( مَنْ أَدْرَكَ رَكْعَةً مِنْ صَلَاةِ الْجُمُعَةِ وَغَيْرِهَا فَلْيُضِفْ إِلَيْهَا أُخْرَى, وَقَدْ تَمَّتْ صَلَاتُهُ ) رَوَاهُ النَّسَائِيُّ, وَابْنُ مَاجَهْ, وَالدَّارَقُطْنِيُّ, وَاللَّفْظُ لَهُ, وَإِسْنَادُهُ صَحِيحٌ, لَكِنْ قَوَّى أَبُو حَاتِمٍ إِرْسَالَهُ

Dari Ibnu Umar Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa mendapatkan satu rakaat dari sholat Jum’at atau sholat lainnya, maka hendaklah ia menambah rakaat lainnya yang kurang, dan dengan itu sempurnalah sholatnya.” Riwayat Nasa’i, Ibnu Majah dan Daruquthni. Lafadz hadits menurut riwayat Daruquthni. Sanadnya shahih tetapi Abu Hatim menguatkan ke-mursal-an hadits ini.

MAKNA HADITS :

Menghadiri dua khutbah bukanlah syarat bagi sahnya sholat Jum’at. Seorang makmum masbuq yang tidak sempat mendengarkan sedikitpun khutbah tetap dianggap sah sholat Jum’atnya, berbeda dengan orang yang menduga bahwa sholatnya itu batal. Hadits ini merupakan hujah bagi mereka yang beranggapan demikian.

Barang siapa yang sempat menjumpai satu rakaat dari sholat Jum’at maka dia tinggal menyempurnakan atau menambahkan satu rakaat yang kurang itu hingga dengan sempurnalah sholatnya. Jika sempat menjumpai imam kurang
dari satu rakaat misalnya menjumpai imam sholat Jum’at dalam keadaan sedang duduk kedua, maka hendaklah dia mengerjakan sholat Dzuhur, yakni empat rakaat. Lain halnya dengan madzhab Hanafi dimana mereka mengatakan bahwa seseorang itu tetap meneruskan sholat Jum’atnya, yakni tetap dua rakaat.

FIQH HADITS :

1. Barang siapa yang sempat menjumpai satu rakaat sholat Jum’at bersama imam, maka bererti dia telah menjumpai sholat Jum’at.

2. Sholat Jum’at sah bagi orang yang datang terlambat, sekalipun dia tidak sempat mendengarkan khutbah.

Wallahu a’lam bisshowab..

Demikian Kajian Hadits untuk hari ini.

Semoga bermanfaat. Aamiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s