HADITS KE 37 : DISYARIATKAN MENGHADAP KHOTIB KETIKA KHUTBAH

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم

KAJIAN KITAB IBANAH AL-AHKAM KARYA ASSAYYID ALAWI BIN ABBAS AL-MALIKI

《JILID KE II (DUA)》

BAB SHALAT JUM’AT

HADITS KE 37 :

وَعَنْ عَبْدِ الله بْنِ مَسْعُودٍ رضي الله عنه قَالَ: ( كَانَ رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم إِذَا اسْتَوَى عَلَى الْمِنْبَرِ اسْتَقْبَلْنَاهُ بِوُجُوهِنَا ) رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ, بِإِسْنَادٍ ضَعِيفٍ.

وَلَهُ شَاهِدٌ مِنْ حَدِيثِ الْبَرَاءِ عِنْدَ اِبْنِ خُزَيْمَة َ

Abdullah Ibnu Mas’ud Radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam apabila telah duduk di atas Mimbar, maka beliau berhadapan dengan muka kami. Riwayat Tirmidzi dengan sanad lemah.

Menurut Ibnu Khuzaimah hadits tersebut mempunyai saksi dari hadits Bara’.

MAKNA HADITS :

Para jamaah yang mendengarkan khutbah pada dasarnya dianjurkan untuk
menghadapkan muka ke arah khatib sehingga dia pun dapat mengarahkan
khutbahnya kepada mereka. Adalah tidak mungkin khutbah disampaikan
sedangkan mereka memalingkan muka atau membelakangi khatib. Menghadapkan
muka ke arah khatib merupakan perkara yang senantiasa dilakukan oleh para sahabat
dan oleh karenanya, ia pun dianggap sebagai satu ijmak.

FIQH HADITS :

Kaum muslimin yang menghadiri sholat Jum’at disyariatkan menghadapkan
muka mereka ke arah khatib. Seandainya mereka memalingkan muka ke arah lain,
siapa yang menjadi sasaran khutbah?

Wallahu a’lam bisshowab..

Demikian Kajian Hadits untuk hari ini.

Semoga bermanfaat. Aamiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s