HADITS KE 79 : BOLEHNYA MEMAKAI SUTERA BAGI LAKI-LAKI UNTUK BEROBAT

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم

KAJIAN KITAB IBANAH AL-AHKAM KARYA ASSAYYID ALAWI BIN ABBAS AL-MALIKI

《JILID II (DUA)》

BAB PAKAIAN

HADITS KE 79 :

وَعَنْ أَنَسٍ رضي الله عنه ( أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم رَخَّصَ لِعَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ, وَالزُّبَيْرِ فِي قَمِيصِ الحَرِيرِ, فِي سَفَرٍ, مِنْ حَكَّةٍ كَانَتْ بِهِمَا ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Anas Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam memberi keringanan kepada Abdurrahman Ibnu Auf dan Zubair untuk memakai pakaian sutera dalam suatu bepergian karena penyakit gatal yang menimpa mereka. Muttafaq Alaihi.

MAKNA HADITS :

Antara toleransi Islam ialah lelaki dibolehkan memakai pakaian sutera apabila dia berpenyakit kudis atau kurap. Sedangkan wanita dibolehkan memakainya secara mutlak tanpa terkecuali.

FIQH HADITS :

Boleh memakai pakaian sutera apabila ada uzur seperti penyakit gatal, karena
kain sutera memiliki keistimewaan khusus, yaitu dapat meredam rasa gatal. Inilah
pendapat Imam al-Syafi’i dan Imam Ahmad, tetapi tidak demikian halnya dengan Imam malik dan Imam Abu Hanifah.

Wallahu a’lam bisshowab..

Demikian Kajian Hadits untuk hari ini.

Semoga bermanfaat. Aamiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s