HADITS KE 114 : JUMLAH TAKBIR DALAM SHOLAT JENAZAH

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم

KAJIAN KITAB IBANAH AL-AHKAM KARYA ASSAYYID ALAWI BIN ABBAS AL-MALIKI

《JILID II (DUA)》

KITAB JANAZAH

HADITS KE 114 :

عن عبد الرحمن بن أبي ليلى رضي الله عنه قال : كان زيدُ بنُ أرقمَ يُكبِّرُ على جنائزِنا أربعًا وإنه كبر على جنازة خمسًا، فسأَلْناه فقال: كان رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم يكبرها. رواه مسلم والاربعة.

Dari Abdul Rahman ibn Abu Laila (r.a), beliau berkata: “Zaid ibn Arqam
melakukan empat kali takbir ketika menyembahyangkan jenazah kami. Pada suatu ketika, beliau melakukan lima kali takbir ketika mengerjakan sholat jenazah, lalu aku bertanya kepadanya (mengenai hal itu), kemudian beliau berkata: “Dahulu
Rasulullah (s.a.w) pernah melakukannya.”
(Diriwayatkan oleh Muslim dan al-Arba’ah)

HADITS KE 115 :

عن علي رضي الله عنه أنه كبر على سهل بن حنيف ستا. قال إنه بدري. رواه سعيد ابن منصور وأصله في البخاري

Dari Ali (r.a) bahwa beliau pernah bertakbir sebanyak enam kali untuk menyembahyangkan jenazah Sahl ibn Hunaif. Beliau mengatakan bahwa
sesungguhnya Sahl ibn Hunaif seorang ahli Badar. (Diriwayatkan oleh Sa’id ibn
Manshur dan asal hadis berada pada al-Bukhari)

MAKNA HADITS :

Para sahabat melakukan takbir sholat jenazah pada zaman Rasulullah (s.a.w), ada yang empat kali, lima kali dan ada pula yang enam serta tujuh kali. Kemudian
Khalifah Umar (r.a) mengumpulkan seluruh sahabat Rasulullah (s.a.w), setiap
mereka memberitahu jumlah takbir sesuai dengan apa yang pernah mereka lihat.
Lalu Khalifah ‘Umar (r.a) menghimpun pendapat-pendapat itu, hingga terjadilah
kesepakatan untuk melakukan empat kali takbir dalam sholat jenazah.

Sesudah Raja al-Najasyi meninggal dunia, Rasulullah (s.a.w) melakukan sholat je nazah dengan empat kali takbir, lalu ditetapkan seterusnya menjadi empat
kali takbir hingga Allah (s.w.t) mewafatkannya. Akan tetapi, Khalifah ‘Umar (r.a) dan orang yang bersamanya masih belum mengetahui bahwa takbir itu telah ditetapkan menjadi empat kali, hingga Khalifah ‘Umar (r.a) mengumpulkan mereka dan bermusyawarah memecahkan masalah ini.

FIQH HADITS :

Jumhur ulama bersepakat bahwa takbir sholah jenazah adalah empat kali.

Wallahu a’lam bisshowab..

Demikian Kajian Hadits untuk hari ini.

Semoga bermanfaat. Aamiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s