HADITS KR 180 : ANJURAN MENJAGA KEHORMATAN DENGAN TIDAK MEMINTA-MINTA

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم

KAJIAN KITAB IBANAH AL-AHKAM KARYA ASSAYYID ALAWI BIN ABBAS AL-MALIKI

《JILID II (DUA)》

BAB SODAQOH

HADITS KE 180

وَعَنِ اَلزُّبَيْرِ بْنِ اَلْعَوَّامِ رضي الله عنه عَنِ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ( لَأَنْ يَأْخُذَ أَحَدُكُمْ حَبْلَهُ, فَيَأْتِي بِحُزْمَةِ اَلْحَطَبِ عَلَى ظَهْرِهِ, فَيَبِيعَهَا, فَيَكُفَّ اَللَّهُ بِهَا وَجْهَهُ, خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ اَلنَّاسَ أَعْطَوهُ أَوْ مَنَعُوهُ )  رَوَاهُ اَلْبُخَارِيُّ

Dari Zubair Ibnu al-‘Awwam Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Seorang di antara kamu yang mengambil talinya, lalu datang dengan seonggok kayu di atas punggungnya, kemudian menjualnya dan dengan hasil itu ia menjaga kehormatannya adalah lebih baik daripada ia meminta-minta orang yang terkadang mereka memberinya atau menolaknya.” Riwayat Bukhari.  

MAKNA HADIST

Rasulullah (s.a.w) menganjurkan untuk bekerja dan berusaha serta makan dari hasil titik peluh sendiri. Baginda menjelaskan keutamaan seorang lelaki yang mengambil seutas tali serta kapaknya, lalu pergi ke bukit mencari kayu bakar. Setelah kayu-kayu berhasil dia kumpulkan, dia kemudian memikulnya dan turun dari bukit untuk menjual kayu yang diperolehinya itu. Harga yang dia terima itu lalu dia nafkahkan untuk dirinya sendiri dan anak-anaknya. Orang yang berbuat demikian lebih baik daripada dia mendatangi orang kaya untuk meminta sedikit harta orang kaya itu, sama dia mahu memberi, menolak, atau mengusirnya dengan cara halus. Seorang lelaki yang melakukan pekerjaan berat untuk membiayai hidupnya dan mencari sumber-sumber rezeki lebih disukai oleh Allah dan lebih berguna bagi masyarakat dan umat, daripada dia hidup namun malah menjadi bebanan kepada orang lain dan masyarakatnya serta menjadi anggota masyarakat yang lemah dan tidak berdaya. Orang mukmin yang kuat lebih baik daripada orang mukmin yang lemah. Orang yang rajin dan berakal cerdas lebih baik daripada orang yang malas dan beku akal fikirannya

FIQH HADIST

  1. Anjuran untuk memelihara kehormatan diri dan membersihkan diri
    dari perbuatan meminta-minta, kerana orang yang meminta-minta itu hina, lebih-lebih lagi apabila ditolak permintaannya, di samping orang
    yang dimintainya akan dibuat sibuk apabila dia perlu memberi setiap orang
    yang meminta-minta kepadanya.
  2. Anjuran untuk berusaha, sekalipun dengan mengumpulkan kayu bakar,
    kerana mengumpulkan kayu, lalu menjual hasilnya untuk menampung
    penghidupannya lebih baik daripada meminta-minta kepada orang lain.
  3. Menjelaskan bahwa Islam itu agama yang mulia dan peringatan terhadap
    para pemeluknya agar tidak melakukan perbuatan yang hina.

Wallahu a'lam bisshowab..

Demikian Kajian Hadits hari ini.

Semoga bermanfaat. Aamiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s