Arsip Kategori: 009. BAB SHALAT BERJAMA’AH DAN IMAM

HADITS KE 322 : KEUTAMAAN SHALAT BERJAMAAH ISYA’ DAN SUBUH

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم

KAJIAN KITAB IBANAH AL-AHKAM KARYA ASSAYYID ALAWI BIN ABBAS AL-MALIKI

BAB SHALAT BERJAMAAH DAN IMAM SHALAT

HADITS KE 322 :

وَعَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم ( أَثْقَلُ الصَّلَاةِ عَلَى الْمُنَافِقِينَ: صَلَاةُ الْعِشَاءِ, وَصَلَاةُ الْفَجْرِ, وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا ) مُتَّفَقٌ عَلَيْه

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Sholat yang paling berat bagi orang-orang munafik ialah sholat Isya’ dan Shubuh. Seandainya mereka tahu apa yang ada pada kedua sholat itu, mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak.” Muttafaq Alaihi.

MAKNA HADITS :

Sholat berjamaah dirasa amat berat bagi orang munafik. Allah (s.w.t) berfirman:

وَإِنَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلاَّ عَلَى الْخٰشِعِيْنَ (45)

… Dan sesungguhnya yang demikian itu (sholat) sungguh berat, kecuali bagi orang yang khusyuk.” (Surah al-Baqarah: 45)

Dalam ayat yang lain Allah (s.w.t) berfirman:

وَإِذَا قَامُوْا اِلَى الصَّلٰوةِ قَامُوْا كُسَالٰى (١٤٢)

“… Apabila mereka berdiri untuk sholat, mereka berdiri dengan malas…” (Surah al-Nisa‟: 142)

Rasulullah (s.a.w) secara khusus menyebut kedua sholat tersebut; sholat Isyak dan sholat Subuh, karena kuatnya dorongan yang membuat seseorang memilih untuk tidak menghadiri sholat berjamaah. Waktu Isyak adalah waktu kembali ke rumah, berkumpul bersama keluarga dan beristirahat dari kesibukan bekerja sepanjang siang hari. Waktu subuh adalah waktu dimana seseorang sedang lelap tidur. Oleh karena faktor yang memalingkan seseorang dari mengerjakan sholat berjamaah itu sangat kuat, maka itu lebih berat lagi bagi orang munafik. Tetapi seandainya mereka mengetahui apa yang telah disediakan oleh Allah bagi mereka
berupa ganjaran pahala dan kebaikan bagi orang yang mengerjakan sholat berjamaah di masjid, niscaya dia segera menghadirinya, sekalipun untuk sampai ke masjid dia terpaksa merangkak seperti kanak-kanak. Ini tidak lain demi memperoleh ganjaran pahala yang berlimpah dari Allah (s.w.t) karena ia sebagai perantara baginya untuk mendapatkan ridha Allah, Tuhan semesta alam.

FIQH HADITS :

1. Anjuran menghadiri sholat Isyak dan Subuh berjamaah di masjid, yakni mengerjakannya dengan berjamaah.

2. Boleh meredah kesulitan demi memperoleh pahala.

3. Dilarang meniru sikap dan kelakuan orang munafik.

Wallahu a’lam bisshowab..

Demikian Kajian Hadits untuk hari ini.

Semoga bermanfaat. Aamiin..